Bagi pencinta kuliner pedas, Lombok selalu punya kejutan. Salah satu yang wajib dicoba adalah Sate Rembiga, hidangan sate khas dari Pulau Seribu Masjid yang menawarkan perpaduan rasa pedas, manis, dan sedikit asam dalam setiap gigitan. Potongan dagingnya yang empuk dan bumbunya yang meresap sempurna membuat sate ini berbeda dari sate kebanyakan.
Apa Itu Sate Rembiga?
Sate Rembiga adalah kuliner khas Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang berbahan dasar daging sapi, meski ada juga versi ayam. Nama Rembiga sendiri merujuk pada sebuah daerah di Lombok Barat tempat hidangan ini populer. Sate ini terkenal karena teksturnya yang sangat empuk dan cita rasanya yang kaya berkat racikan bumbu yang meresap hingga ke dalam daging.
Rahasia Bumbu dan Proses Marinasi
Untuk mendapatkan tekstur empuk, daging sapi biasanya dipotong dadu kecil dan dipilih dari bagian has dalam yang paling lembut. Setelah itu, daging dibalur dengan campuran bumbu halus seperti kecap manis, bawang putih, asam jawa, terasi, ketumbar, gula merah, garam, dan cabai. Proses marinasi minimal 30 menit membuat bumbu meresap sempurna, lalu sate dibakar tanpa tambahan bumbu agar rasa aslinya tetap menonjol.
Cita Rasa dan Pendamping Khas
Sate Rembiga memiliki tampilan oranye kemerahan yang menggoda. Rasanya pedas, manis, dan sedikit asam yang berpadu dengan keempukan daging. Hidangan ini biasanya disantap bersama lontong bulayak, yaitu lontong yang dibungkus daun aren atau pisang dengan bentuk memutar ke atas menyerupai kerucut. Kombinasi ini menghadirkan sensasi makan yang lengkap dan memuaskan.
Sop Bebalungan, Pelengkap yang Menetralisir Pedas
Jika ingin sensasi lebih lengkap, jangan lewatkan Sop Iga atau Bebalungan. Sup berisi iga sapi dan daging lembut ini memiliki kuah kuning pucat yang berasal dari bawang merah, bawang putih, cabai, lengkuas, kunyit, dan jahe. Kuahnya yang hangat dan gurih dipercaya dapat menetralisir rasa pedas dari sate rembiga, sehingga santapan terasa lebih seimbang.
Sate Rembiga Sebagai Oleh-oleh
Keunikan lain dari sate rembiga adalah daya tahannya. Kuliner ini diklaim mampu bertahan di luar ruangan hingga dua hari, dan jika disimpan di dalam kulkas bisa awet sampai satu minggu. Hal ini membuatnya praktis dijadikan oleh-oleh khas Lombok untuk keluarga di rumah.
Jadi, jika kamu berkesempatan berkunjung ke Lombok, pastikan Sate Rembiga masuk dalam daftar kuliner yang wajib dicoba. Untuk inspirasi wisata dan kuliner Nusantara lainnya, kunjungi hellowayang.com/chat dan temukan rekomendasi menarik lainnya.
Sumber
- food.detik.com