Bingung mau ke mana pas liburan? Tanya
HelloWayang Ai!
itinerary budaya siap dalam hitungan detik.

Bingung mau ke mana pas liburan? Tanya
HelloWayang Ai!
itinerary budaya siap dalam hitungan detik.

Penasaran jalan-jalan ke suatu daerah tapi bingung harus ke mana dan ngapain aja? Punya waktu liburan terbatas dan pengen eksplor maksimal? Atau cari hidden gems yang jarang turis tau tapi tetap kaya budaya? Tanya HelloWayang AI — dari rekomendasi destinasi, estimasi waktu, tips transportasi, sampai spot tersembunyi di setiap daerah.

Penasaran jalan-jalan ke suatu daerah tapi bingung harus ke mana dan ngapain aja? Punya waktu liburan terbatas dan pengen eksplor maksimal? Atau cari hidden gems yang jarang turis tau tapi tetap kaya budaya? Tanya HelloWayang AI — dari rekomendasi destinasi, estimasi waktu, tips transportasi, sampai spot tersembunyi di setiap daerah.

How to use?

Reel image

1️⃣ Tanya HelloWayang AI

Ketik kota tujuan, durasi liburan, lalu tentukan budget SobatHW. dan bahasa yang dipakai sehari-hari.

Use Case

Coba tanya ini

Coba tanya ini

ke HelloWayang AI

ke HelloWayang AI

Contoh Itinerary Planner

Bikin itinerary 3 hari 2 malam di Yogyakarta dong, budget backpacker!

Dengan bangga! Ini itinerary backpacker Jogja yang padat budaya tapi hemat dompet 💰 Asumsi: kamu menginap di area Sosrowijayan (dekat Malioboro) atau Prawirotaman (banyak hostel murah), dan sewa motor untuk mobilitas. 📍 Hari 1: Jejak Keraton • Pagi: Tiba di Jogja → check-in hostel → sarapan gudeg Yu Djum (Rp15-25K) • Siang: Eksplorasi Keraton Yogyakarta (Rp15K) → lanjut Taman Sari (Rp15K) — dulu ini tempat mandi para putri Sultan, arsitekturnya indah banget • Sore: Jalan-jalan Malioboro, belanja batik di Pasar Beringharjo • Malam: Makan angkringan di sepanjang jalur — nasi kucing 1 porsi cuma Rp3K! 📍 Hari 2: Temple Run • Subuh (03.00): Berangkat ke Borobudur untuk sunrise (Rp50K domestik) — candi Buddha terbesar di dunia, 1 dari 7 wonder. Worth every rupiah! • Siang: Balik ke Jogja, makan sate kere atau bakpia Pathok buat oleh-oleh • Sore: Candi Prambanan untuk sunset (Rp50K) — candi Hindu terbesar Indonesia. Cerita Roro Jonggrangnya sendiri udah worth it • Malam: Watch Sendratari Ramayana di outdoor stage Prambanan (kalau ada jadwal) 📍 Hari 3: Budaya & Goodbye • Pagi: Kunjungi Kotagede — pusat perak tradisional + arsitektur rumah joglo Jawa • Siang: Workshop batik tulis di Desa Giriloyo (Rp50-100K, bisa bawa pulang karyamu sendiri!) • Sore: Balik ke penginapan, ambil barang → stasiun/bandara 💰 Estimasi Total: Rp500-800K (3 hari, termasuk penginapan & transport lokal) Selamat jalan, SobatHW! Kalau mau detail jam per jam atau rekomendasi hostel spesifik, tanya aja ya 🗺️

harganya di bawah Rp 100.000

3 kuliner malam legendaris

Contoh Itinerary Planner

Cuma punya 1 hari di Bandung, apa yang wajib banget dikunjungi yang bernuansa budaya?

Satu hari di Bandung tapi maksimal? Bisa banget, SobatHW! Ini rute yang gabungin sejarah, seni, dan kuliner khas Sunda: 🌅 Pagi (08.00-11.00): Jejak Sejarah • Mulai dari Museum Sri Baduga (gratis!) — museum terbesar di Jawa Barat, koleksinya dari zaman prasejarah sampai kerajaan Sunda-Pajajaran • Jalan kaki ke Gedung Sate — ikon Bandung sejak 1920, arsitektur art deco yang cakep banget. Warna putihnya ada cerita: dulu ini kantor pusat perusahaan jalan raja Belanda 🌞 Siang (11.00-14.00): Kuliner Sunda Otentik • Makan siang di Kedai Sidoddi atau Warung Nasi Ampera — coba nasi timbel (nasi dibungkus daun pisang, dibakar) + ikan asin jambal roti + lalaban pedas • Opsional: Es Campur Bandung atau Bajigur buat pencuci mulut 🌇 Sore (14.00-17.00): Seni & Sastra Sunda • Selasar Sunaryo Art Space — galeri seni kontemporer di atas bukit, viewnya luar biasa • Atau Museum Konferensi Asia Afrika di Jalan Asia Afrika — tempat Presiden Soekarno menggelar Konferensi Asia-Afrika 1955. Sejarah dunia, bukan cuma sejarah Bandung! 🌙 Malam (17.00-onwards): • Jalan Braga — jalanan bersejarah peninggalan kolonial, sekarang penuh kafe dan seni. Cocok buat dinner + jalan-jalan santai • Coba Colenak (peuyeum/gabus bakar dengan saus gula merah) — snack khas Bandung yang cuma ada di sini Pro tip: Kalau SobatHW punya waktu lebih, mampir ke Saung Angklung Udjo di sore hari — bisa nonton (dan ikut!) pertunjukan angklung interaktif. Pengalaman yang nggak bakal dilupain 🎵

menginap di Sidemen (Bali Timur)

Mengingap di Munduk (Bali Utara)

Contoh Itinerary Planner

Kalau ke Bandung weekend, enaknya kemana aja ya?

Kuncinya: jauhi Kuta-Seminyak, cari ke arah utara dan timur! Ini beberapa spot yang masih asli dan kental budayanya: 🏔️ Bali Timur (Karangasem) • Desa Sidemen — Sering disebut "Ubud 20 tahun lalu." Lembah hijau, sawah terasering, dan view Gunung Agung. Tenang banget, cocok buat yoga atau sekadar jalan desa. Budaya endek (tenun khas Bali) juga masih aktif di sini • Savana Tianyar — Di kaki Gunung Agung. Padang rumput luas yang kemarau menguning eksotis, aura-nya mirip Afrika. Lokasi sakral buka upacara • Taman Ujung (Taman Soekasada Ujung) — "Istana air" peninggalan Raja Karangasem. Arsitektur campuran Bali-Eropa yang megah tapi nggak pernah sesak karena areanya super luas 🌊 Bali Utara (Buleleng) • Pantai Bias Tugel (dekat Padangbai) — Pantai "rahasia" dengan pasir putih dan air biru jernih. Butuh trekking singkat menuruni bukit, jadi sepi dari turis biasa • Air Terjem Sekumpul — Bukan sekadar air terjun, tapi kumpulan 7 air terjun di hutan tropis. Pendakiannya cukup menantang tapi viewnya luar biasa • Pura Meduwe Karang di Kubutambahan — Pura dengan relief unik termasuk gambar orang Belanda naik sepeda! Jarang turis luar yang mampir ke sini 🌾 Bali Barat (Tabanan) • Jatiluwih — Terasering sawah yang udah diakui UNESCO. Nggak sebanyak Tegallalang, tapi jauh lebih autentik dan luas. Subak-nya (sistem irigasi tradisional Bali) yang bikin ini masuk World Heritage 💡 Tips SobatHW: Tempat-tempat ini paling enak dikunjungi pakai motor atau sewa mobil + supir lokal. Supir lokal biasanya juga bisa ceritain cerita budaya di sepanjang jalan — bonus tour guide gratis! 🏍️

Lembang atau Ciwidey

5 jajanan street food khas Bandung