Test our Agent, Currently We are on Alpha↗
Hellowayang Hellowayang WIB
← Kembali ke Semua Artikel
Kuliner Nusantara

Karupuak Jangek, Kerupuk Kulit Khas Sumatera Barat yang Gurih

Tanggal Terbit
13 Agustus 2026
Waktu Baca
2 Menit
Kategori
Kuliner Nusantara
Penulis
Tim Hellowayang

Siapa yang bisa menolak kelezatan sepiring nasi padang? Lauk melimpah seperti rendang, kikil, paru, ayam, otak, hingga ikan siap memanjakan lidah. Namun, ada satu pelengkap yang sering membuat santapan ini terasa semakin istimewa: karupuak jangek, kerupuk kulit gurih yang disiram kuah gulai. Camilan legendaris dari Sumatera Barat ini mudah ditemukan di warung-warung dengan harga yang ramah di kantong.

Apa Itu Karupuak Jangek?

Karupuak jangek adalah kerupuk kulit yang biasanya disajikan dengan siraman kuah gulai. Rasanya tidak perlu diragukan lagi—gurih, renyah, dan kaya bumbu. Kerupuk ini merupakan camilan khas Sumatera Barat yang sudah melegenda. Anda bisa menemukannya dengan mudah di berbagai warung nasi atau rumah makan Padang, dengan harga yang sangat terjangkau.

Pendamping Sempurna untuk Nasi Padang

Menyantap nasi padang memang paling nikmat jika dilengkapi dengan sepiring jangek. Aneka lauk yang sudah disiram kuah gulai, bumbu rendang, dan rebusan daun singkong akan semakin lengkap dengan tekstur kenyal sekaligus renyah dari kerupuk kulit ini. Tak heran jika banyak orang selalu memesan karupuak jangek sebagai teman setia nasi padang. Bagi Anda yang gemar menjelajah rasa Nusantara, jangan lewatkan juga Gonggong, siput laut khas Batam yang bikin ketagihan.

Dua Gaya Menikmati: Kuah Gulai atau Original

Meski versi yang disiram kuah gulai sangat populer, sebagian masyarakat Sumatera Barat justru lebih menyukai karupuak jangek original. Cukup diberi bumbu dasar seperti garam, kerupuk kulit ini sudah terasa nikmat. Pilihan cara menikmati ini menunjukkan fleksibilitas rasa yang dimiliki camilan tradisional tersebut.

Proses Pembuatan dari Kulit Kerbau

Karupuak jangek umumnya dibuat dari kulit sapi atau kerbau, dengan kulit kerbau sebagai pilihan paling sering digunakan. Prosesnya cukup panjang: kulit direndam untuk menghilangkan darah dan kotoran, direbus untuk membersihkan sisa rambut, lalu rambut ditarik dengan pisau tajam. Setelah direbus ulang dan dibakar, sisa daging yang menempel dibersihkan. Kulit kemudian dipotong-potong, diberi garam, dan dijemur selama seminggu sebelum akhirnya digoreng hingga matang.

Bentuk, Rasa, dan Daya Simpan

Kerupuk jangek yang sudah matang memiliki rasa gurih dan bentuk yang hampir menyerupai kerupuk rambak dari Jawa. Untuk menggorengnya, sebaiknya gunakan minyak kelapa atau minyak sayur, dan hindari minyak jelantah agar hasilnya bersih dan sehat. Setelah matang, kerupuk ini dapat disimpan setidaknya selama satu minggu.

Sudah terbayang kenikmatan karupuak jangek yang gurih dan renyah? Jika Anda penasaran dengan kisah kuliner Nusantara lainnya atau ingin berbagi cerita tentang makanan khas daerah, jangan ragu untuk mengunjungi hellowayang.com/chat. Mari menjelajah kekayaan rasa Indonesia bersama-sama!

Sumber

  • Artikel ‘Menyantap Lezatnya Karupuak Jangek’ dari apasih.web.id
ChatGPT nebak. Hellowayang ngutip.

Jawaban Real-Time, Selalu dengan Sumbernya

Tanya apa saja tentang Indonesia — regulasi, budaya, data ekonomi — dan dapatkan jawaban real-time dengan sumbernya. Gratis untuk mulai.

Mulai Chat Gratis →