Test our Agent, Currently We are on Alpha↗
Hellowayang Hellowayang WIB
← Kembali ke Semua Artikel
Budaya & Tradisi

Pesona Sulawesi Barat: Buntu Liarra, Sekomandi & Marmer Mandar

Tanggal Terbit
29 Juli 2026
Waktu Baca
3 Menit
Kategori
Budaya & Tradisi
Penulis
Tim Hellowayang

Ada satu sudut di ujung barat Pulau Sulawesi yang seolah menyimpan dua dunia sekaligus: negeri yang mengapung di atas gumpalan awan dan warisan tenun yang usianya menembus abad. Sulawesi Barat, provinsi muda yang lahir dari tanah Mandar, jarang masuk daftar liburan populer — dan justru di situlah pesonanya. Dari puncak yang dilapisi permadani awan keemasan hingga helai kain yang diwarnai rempah dapur, provinsi ini menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain.

Buntu Liarra, Negeri di Atas Awan

Di Mamasa, sebuah puncak bernama Buntu Liarra dijuluki Negeri di Atas Awan, dan julukan itu bukan sekadar kiasan. Begitu tiba di titik tertinggi, mata langsung disambut hamparan awan luas yang membentang seperti permadani, disiram cahaya keemasan matahari. Panorama semacam ini memberi kesan eksotis yang sulit dilukiskan dengan kata.

Yang membuat Buntu Liarra istimewa adalah posisinya yang benar-benar dikelilingi gumpalan awan dari segala arah. Pengunjung bisa berdiri leluasa menyaksikan lautan awan bergulung di bawah kaki, sensasi yang membuat pengalaman menapaki puncak ini terasa nyaris seperti melayang di antara langit dan bumi.

Sutera Mandar dan Batik Sekomandi

Kekayaan Sulawesi Barat tak berhenti di alam. Suku Mandar mewariskan batik sekaligus tenun khas yang dikenal sebagai sekomandi. Salah satu motifnya bernama Teroraq Ri Marilotong, dengan ciri pola geometris hitam putih yang tegas dan berwibawa.

Di balik pola itu tersimpan makna yang dalam. Motif ini melambangkan persatuan abadi, sebuah ikatan yang merujuk pada pepatah tentang kesetiaan sampai maut memisahkan. Menariknya, warna hitam pada kain tidak berasal dari pewarna buatan, melainkan dari pewarna alami yang diolah dari rerumputan khas daerah setempat — sebuah detail yang memperkuat kedekatannya dengan alam Mandar.

Tenun Ikat Sekomandi, Salah Satu yang Tertua

Tenun ikat Sekomandi disebut sebagai salah satu tenunan tertua di Indonesia, dan proses pembuatannya menegaskan status itu. Warnanya diracik dari beragam tanaman — jahe, lengkuas, cabai, kapur sirih, kemiri, hingga aneka dedaunan, akar pohon, dan kulit kayu.

Semua bahan itu ditumbuk halus lalu dimasak dengan sabar hingga menghasilkan warna yang benar-benar matang dan pekat. Sama seperti tradisi tenun di daerah lain, misalnya kekayaan wastra dari Maluku hingga kayu putih, Sekomandi memperlihatkan bagaimana sehelai kain bisa menjadi rekaman pengetahuan lokal tentang tumbuhan dan kesabaran.

Kerajinan Marmer, Kilau Khas Sulawesi Barat

Berkeliling wilayah Sulawesi Barat, wisatawan akan mudah menjumpai kerajinan marmer di banyak titik. Seperti namanya, kerajinan ini menjadikan marmer sebagai bahan utama, diolah menjadi berbagai bentuk yang unik dan berkesan glamor.

Kilau dan tekstur marmer inilah yang kerap memikat pelancong untuk membawa pulang buah tangan. Bagi banyak pengunjung, kerajinan marmer menjadi oleh-oleh istimewa yang sekaligus menjadi penanda bahwa mereka pernah menjejakkan kaki di tanah Mandar.

Merangkai Perjalanan ke Tanah Mandar

Menyatukan Buntu Liarra, kain sutera Mandar, tenun Sekomandi, dan kerajinan marmer dalam satu perjalanan berarti menyusuri Sulawesi Barat dari puncak alamnya hingga ke ruang-ruang pengrajinnya. Provinsi ini membuktikan bahwa keindahan tak selalu harus ramai — kadang justru yang paling tenang dan jarang tersentuh menyimpan cerita paling kaya.

Tertarik menyusun rute ke Negeri di Atas Awan atau berburu tenun Sekomandi langsung dari perajinnya? Mulai rencanakan petualanganmu dan gali lebih banyak inspirasi budaya Nusantara bersama Hellowayang. Ngobrol santai soal ide perjalananmu di hellowayang.com/chat dan biarkan kisah Sulawesi Barat menjadi bab berikutnya.

Sumber

  • Materi “Jalan Bareng Hellowayang: Sulawesi Barat” (kompilasi internal Hellowayang)
  • Warisan tenun dan batik suku Mandar: motif Teroraq Ri Marilotong dan tenun ikat Sekomandi
  • Profil wisata puncak Buntu Liarra, Mamasa, Sulawesi Barat
  • Kerajinan marmer khas Sulawesi Barat
ChatGPT nebak. Hellowayang ngutip.

Jawaban Real-Time, Selalu dengan Sumbernya

Tanya apa saja tentang Indonesia — regulasi, budaya, data ekonomi — dan dapatkan jawaban real-time dengan sumbernya. Gratis untuk mulai.

Mulai Chat Gratis →