Renyah di luar, lembut di dalam, kroket adalah salah satu camilan yang selalu berhasil menggoda selera. Namun, tahukah Anda bahwa kudapan berbahan dasar kentang dan daging ini ternyata menempuh perjalanan panjang dari istana kerajaan Prancis hingga akhirnya menjadi jajanan favorit di Indonesia?
Asal Usul Kroket di Istana Prancis
Kroket awalnya dikenal dengan nama croquette di Prancis. Camilan ini pertama kali dibuat pada abad ke-18 oleh seorang koki istana bernama Antonin Carême. Ia memperkenalkan hidangan tersebut dalam jamuan kerajaan bertajuk ‘croquettes à la royale’. Raja Louis XIV konon sangat menyukainya dan menjadikannya salah satu makanan favorit di istana. Ada pula cerita lain yang menyebutkan bahwa kroket lahir dari masa kelaparan, ketika sisa daging diolah bersama tepung yang melimpah.
Perjalanan Kroket ke Belanda
Popularitas kroket kemudian menyebar ke negara-negara tetangga, termasuk Belanda. Pada abad ke-18, kroket atau yang dalam bahasa Belanda disebut kroketten menjadi camilan yang digemari banyak orang di Negeri Kincir Angin. Bahkan, kroket mudah dijumpai di pedagang kaki lima sebagai kudapan sehari-hari.
Kroket Masuk ke Indonesia Bersama Kolonialisme
Saat Belanda menjajah Indonesia, kroket turut dibawa sebagai salah satu warisan kuliner kolonial. Orang-orang Belanda biasanya menikmati kroket sebagai teman minum teh atau kopi. Pengaruh kuliner Belanda di Indonesia tidak hanya terlihat pada kroket, tetapi juga pada jajanan lain seperti kue cubit yang berakar dari poffertjes. Lambat laun, kroket pun diadaptasi dan menjadi bagian dari khazanah jajanan pasar di Tanah Air.
Perbedaan Resep Asli dan Kreasi Belanda
Resep asli kroket sebenarnya menggunakan ragout, yaitu adonan tepung terigu, susu, dan daging ayam atau sapi. Namun, versi Belanda memodifikasinya dengan menambahkan kentang dan ragout keju ke dalam adonan. Itulah sebabnya camilan ini sering disebut kroket kentang. Perpaduan kentang yang lembut dengan isian gurih membuat kroket semakin kaya rasa.
Kroket Kini: Camilan yang Terus Berkembang
Seiring waktu, resep kroket semakin beragam. Kini, banyak kreasi baru yang menambahkan bahan-bahan seperti seafood atau keju untuk memperkaya cita rasa. Dari dapur istana hingga gerobak pedagang, kroket telah bertransformasi menjadi camilan yang merakyat dan dicintai banyak kalangan.
Ingin menggali lebih dalam tentang kuliner Nusantara dan cerita menarik di baliknya? Kunjungi hellowayang.com/chat untuk berdiskusi dan bertanya langsung kepada kami.
Sumber
- Merdeka.com, “Perjalanan Kroket Dari Prancis ke Indonesia”